Sosialisasi Peningkatan Penggunaan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan Produksi Dalam Negeri (PDN)
Pondok Aren, 25 September 2026 – Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan berkolaborasi dengan Direktorat Ketahanan Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI menggelar kegiatan Sosialisasi Peningkatan Penggunaan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan Produksi Dalam Negeri (PDN) di Aula Kantor Kecamatan Pondok Aren. Bertepatan dengan peringatan Hari Farmasi Sedunia (World Pharmacist Day 2026), acara yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 13.00 WIB ini dihadiri sekitar 200 peserta dari unsur jajaran Dinkes, PC IAI, perwakilan rumah sakit, Puskesmas, serta para kader kesehatan se-Kota Tangerang Selatan.
Dinkes menekankan pentingnya peran kader kesehatan sebagai Agent of Change (Agen Perubahan) untuk mengedukasi masyarakat terkait Penggunaan Obat Rasional (POR), penerapan prinsip 5O (nama/kandungan, khasiat, dosis, cara pakai, dan efek samping), serta pemilihan produk Alkes dan PKRT berizin edar resmi.
Pada sesi pemaparan materi, narasumber tunggal Sheima Sukmaria Nurina, M.K.M. membekali peserta dengan empat fokus utama. Pertama, penguatan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat) melalui prinsip DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang). Kedua, edukasi bahaya Resistensi Antimikroba (AMR) dengan imbauan Prinsip 5T—termasuk larangan membeli antibiotik tanpa resep dokter—guna mendukung Surat Edaran Kadinkes No. 400.7.20.4/4380/2025. Ketiga, pemanfaatan aplikasi Alkes Mobile (infoalkes.kemkes.go.id) untuk mengecek keabsahan izin edar produk Alkes/PKRT. Keempat, sosialisasi Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) berbasis siklus hidup untuk deteksi dini penyakit.
Dinkes Kota Tangerang Selatan berharap para kader dan tenaga kesehatan mampu memperkuat sinergi di lapangan demi mewujudkan keselamatan pasien (patient safety) dan kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan produk farmasi serta alkes dalam negeri secara cerdas dan aman.