CIPUTAT - Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan menyelenggarakan kegiatan bertajuk "Optimalisasi Pemanfaatan Kesehatan Tradisional bagi Kader" pada Rabu, 30 September 2026, bertempat di Aula Blandongan, Gedung Utama Lantai 4, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan. Acara ini dihadiri oleh para kader koordinator kecamatan serta kader kesehatan kelurahan se-Kota Tangerang Selatan dalam rangka memperkuat Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).
Kegiatan diawali dengan laporan panitia yang disampaikan oleh Ketua Tim Kerja Pelayanan Kesehatan Tradisional dan Komplementer, Hj. Sri Badriyani, S.ST, MKM. beliau menekankan pentingnya Taman Obat Keluarga (TOGA) sebagai sarana pemberdayaan masyarakat untuk melakukan perawatan kesehatan secara mandiri melalui asuhan mandiri. Berdasarkan Permenkes No. 9 Tahun 2016 dan Permendagri No. 13 Tahun 2024, Posyandu dinilai sebagai tempat yang sangat strategis bagi kader untuk melakukan edukasi, pembinaan, serta pemanfaatan TOGA sebagai media inovasi kesehatan, pemeliharaan gizi keluarga, hingga pelestarian budaya lokal.
Selanjutnya, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Lilis Suryani, SKM, M.Kes, memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa pelayanan kesehatan tradisional—seperti penggunaan ramuan herbal, pijat, dan akupresur—perlu diintegrasikan secara bijak dengan sistem pelayanan kesehatan modern. Hal ini bertujuan agar pelayanan kesehatan tradisional tidak hanya berbasis pengalaman, tetapi juga didukung oleh pengetahuan ilmiah yang memadai, aman, dan tepat guna bagi masyarakat. Diharapkan para kader dapat menjadi agen informasi dan pendamping yang handal di tengah masyarakat.
Sesi materi diisi oleh narasumber dr. Raden Rara Adiasari dengan mengusung tema "Sehat Dirawat, Bukan Hanya Diobati". Dr. Adiasari memaparkan pentingnya pendekatan terapi holistik yang berfokus pada upaya promotif dan preventif. Beliau menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan tradisional bertumpu pada pemeliharaan tubuh secara utuh (fisik, mental, dan sosial) sebelum timbulnya penyakit. Kader diajak untuk mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan TOGA, teknik keterampilan seperti akupresur dan relaksasi, serta selalu memilih layanan kesehatan tradisional yang aman, berizin, dan rasional.
Melalui pertemuan ini, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan berharap para kader kesehatan dapat menularkan ilmu asuhan mandiri kesehatan tradisional kepada keluarga dan lingkungan sekitar, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan kebugaran masyarakat secara berkelanjutan.