DINKES TANGSEL GELAR OPTIMALISASI PEMANFAATAN KESEHATAN TRADISIONAL DALAM PENCEGAHAN STUNTING DAN WASTING BAGI KADER POSYANDU
Co-Admin
10 Juni 2024
Berita & Kegiatan
HomeBlogDINKES TANGSEL GELAR OPTIMALISASI PEMANFAATAN KESEHATAN TRADISIONAL DALAM PENCEGAHAN STUNTING DAN WASTING BAGI KADER POSYANDU
SERPONG
UTARA, 28 Mei 2024 - Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan menggelar
kegiatan "Optimalisasi Pemanfaatan Kesehatan Tradisional dalam
Pencegahan Stunting dan Wasting bagi Kader Posyandu" pada Selasa, 28 Mei
2024. Acara ini dihadiri oleh Wakil Walikota Tangerang Selatan, Camat
Kecamatan Serpong Utara, Kepala UPTD Puskesmas se-Kecamatan Serpong
Utara, Lurah se-Kecamatan Serpong Utara, Kader Posyandu, Ibu Hamil,
serta Ibu RT/RW di Wilayah Kecamatan Serpong Utara.
Dalam
sambutannya, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, Indra
Gunawan, S.K.M, M.Si, menyampaikan bahwa Indonesia masih menghadapi
permasalahan gizi yang berdampak serius terhadap kualitas sumber daya
manusia (SDM), terutama masalah pendek (stunting) dan kurus (wasting)
pada balita. Ia menyatakan bahwa kesehatan tradisional memiliki potensi
besar untuk membantu mencegah stunting dan wasting, salah satunya
melalui praktik pijat bayi.
Pijat bayi, lanjut Indra, telah
dikenal oleh masyarakat sejak dahulu kala dan telah memberi andil yang
cukup besar dalam memenuhi kebutuhan akan pelayanan kesehatan. Manfaat
dari pijat bayi antara lain meningkatkan berat badan, menambah nafsu
makan, meningkatkan pertumbuhan, meningkatkan daya tahan tubuh, serta
mampu meningkatkan bonding antara orang tua dan anak.
Kegiatan
ini diikuti oleh 85 peserta yang terdiri dari Camat, Kepala UPTD
Puskesmas, Lurah, Kader Kesehatan, Ibu Hamil, dan Ibu RT/RW di Wilayah
Kecamatan Serpong Utara. Diharapkan setelah kegiatan ini, peserta tidak
hanya mendapatkan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga dapat
memberikan edukasi kepada orang lain serta mengaplikasikannya dalam
kehidupan sehari-hari.