SERPONG– Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan menyelenggarakan pertemuan strategis bertajuk "Koordinasi Implementasi Jejaring dan Supervisi Fasilitatif Layanan dan Program Kesga Gizi". Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni Kamis dan Jumat, 7-8 Mei 2026.
Acara ini dihadiri oleh 105 peserta yang terdiri dari Tim Kerja Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat, serta Penanggung Jawab UKM, Program Gizi, dan Program Promkes dari 35 UPTD Puskesmas se-Kota Tangerang Selatan.
Pertemuan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, dr. Allin Hendalin Mahdaniar, MKM. Dalam sambutannya, dr. Allin Hendalin Mahdaniar menekankan bahwa kegiatan ini merupakan langkah krusial dalam optimalisasi pelayanan Kesehatan Keluarga (Kesga) dan Gizi, serta penguatan upaya promotif melalui edukasi kepada masyarakat. Beliau memberikan sorotan khusus pada penanganan stunting yang menjadi agenda prioritas nasional.
"Penanganan stunting bukan sekadar tugas administratif, melainkan misi kemanusiaan untuk mencetak generasi Tangerang Selatan yang cerdas dan modern. Saya mengajak seluruh peserta untuk tetap semangat dan tidak berjalan sendiri-sendiri. Kita butuh kolaborasi lintas program yang solid agar rujukan stunting dan intervensi gizi tepat sasaran," ujar dr. Allin dalam arahannya.
Agenda hari pertama difokuskan pada persiapan Intervensi Serentak dan pemantauan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Sasaran 3B (Balita, Bumil, Busui). Sementara pada hari kedua, pembahasan berlanjut pada teknis pemantauan rujukan stunting.
Setiap sesi materi dilengkapi dengan sesi praktik untuk memastikan para penanggung jawab program di tingkat Puskesmas memiliki pemahaman teknis yang seragam. Kegiatan ini diakhiri dengan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai komitmen bersama dalam mengimplementasikan hasil koordinasi di wilayah kerja masing-masing.
Melalui penguatan jejaring dan supervisi fasilitatif ini, Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Kesehatan berkomitmen untuk terus menurunkan angka prevalensi stunting dan meningkatkan derajat kesehatan keluarga secara menyeluruh.