TANGERANG SELATAN – Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan menggelar Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pemberian apresiasi kepada kader kesehatan dan Tim Ngider Sehat Premium di Aula Blandongan, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Senin (22/6/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Makanan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman” sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi anak dalam rangka mewujudkan generasi sehat, cerdas, berkualitas, serta mempercepat penurunan stunting di Kota Tangerang Selatan. Acara tersebut dihadiri Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan Abdul Rasyid, Kepala Dinas Kesehatan, Tim Pembina Posyandu, kader kesehatan, serta Tim Ngider Sehat Premium dari seluruh wilayah Kota Tangerang Selatan.
Dalam sambutannya, Benyamin Davnie menegaskan bahwa Hari Anak Nasional menjadi momentum penting untuk memastikan pemenuhan hak anak, termasuk hak atas kesehatan dan gizi yang layak. “Anak adalah aset bangsa yang harus dipersiapkan sejak dini. Kualitas generasi masa depan ditentukan oleh kesehatan dan tumbuh kembang anak saat ini,” ujarnya.
Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Kota Tangerang Selatan tercatat mengalami fluktuasi, yakni 9,0 persen pada 2022, meningkat menjadi 9,2 persen pada 2023, dan naik menjadi 10,5 persen pada 2024.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus memperkuat intervensi penurunan stunting secara terintegrasi melalui berbagai program lintas sektor. Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan menjelaskan bahwa stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga pada perkembangan kognitif dan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
“Penanganan stunting harus dilakukan bersama, karena dipengaruhi banyak faktor seperti kesehatan ibu, pola asuh, sanitasi, air bersih, hingga kondisi ekonomi keluarga,” katanya.
Berbagai upaya dilakukan Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, antara lain penguatan layanan kesehatan ibu hamil, pemantauan tumbuh kembang balita melalui Posyandu, pemberian makanan tambahan (PMT), peningkatan imunisasi, edukasi gizi keluarga, serta kunjungan rumah melalui program Ngider Sehat Premium.
Selain itu, sejumlah inovasi juga dikembangkan seperti DOREMI (Duta Remaja Anti Anemia), Aksi Bergizi di sekolah, pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri, pengembangan Pos Gizi di tujuh kecamatan, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, serta implementasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).
Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan Abdul Rasyid menyatakan dukungan terhadap upaya tersebut. Menurutnya, kesehatan ibu dan anak merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia. DPRD juga berkomitmen mendukung kebijakan dan penganggaran untuk penguatan layanan kesehatan primer, percepatan penurunan stunting, serta peningkatan kualitas SDM sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan.
Dalam kesempatan yang sama, Pemkot Tangsel juga memberikan apresiasi kepada kader kesehatan dan Tim Ngider Sehat Premium atas kontribusinya dalam pelayanan kesehatan masyarakat, mulai dari edukasi, pemantauan balita, pendampingan keluarga, hingga deteksi dini masalah kesehatan. Melalui peringatan Hari Anak Nasional 2026 ini, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap kolaborasi seluruh pihak dapat terus diperkuat dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan bebas stunting menuju Indonesia Emas 2045.