Pemerintah Luncurkan CKG Sekolah di Tangsel, 301.598 Siswa Masuk Program Prioritas Kesehatan

  • Administrator
  • 4 Agustus 2025
  • Berita & Kegiatan

PAMULANG – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, secara resmi meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk anak sekolah di Kota Tangerang Selatan pada Senin, 4 Agustus 2025. Program ini menargetkan sebanyak 301.598 siswa, mulai dari tingkat SD hingga SMA, sebagai bagian dari upaya mewujudkan generasi Indonesia Emas 2045.

Acara kick off yang dipusatkan di SMAN 6 Tangsel ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kemenkes Asnawi Abdullah, Sekda Provinsi Banten Deden Apriandhi, dan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. Kehadiran Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, dr. Allin Hendalin Mahdaniar, menandakan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menyukseskan program kesehatan berskala nasional ini.

Dalam sambutannya, Hasan Nasbi menjelaskan bahwa program CKG merupakan langkah jemput bola pemerintah untuk memastikan kesehatan anak-anak. "Hari ini, kami datang ke sekolah-sekolah untuk memeriksa kesehatan siswa. Kami menargetkan 53 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia," ujarnya.

Dari peninjauannya di SMAN 6 Tangsel, Hasan menemukan beberapa temuan awal, seperti masalah gigi dan dua siswa dengan tekanan darah tinggi. Menurutnya, temuan ini sangat penting karena CKG berfungsi sebagai deteksi dini. "Ini adalah awal untuk menindaklanjuti potensi penyakit agar tidak semakin buruk di kemudian hari. Kita ingin datang ke fasilitas kesehatan (faskes) saat sehat, bukan saat sudah sakit," jelas Hasan.

Senada dengan Hasan, Kepala BKPK Kemenkes Asnawi Abdullah menambahkan, program ini bertujuan mengubah paradigma masyarakat. "Jika ditemukan faktor risiko, kita bisa segera mengendalikannya. Jika ditemukan penyakit serius, siswa akan langsung dirujuk ke puskesmas," kata Asnawi. Ia juga menargetkan bahwa ke depan, setiap siswa bisa memiliki rapor kesehatan seperti yang sudah diterapkan di negara-negara maju.

Wali Kota Benyamin Davnie merinci bahwa 301.598 siswa yang menjadi sasaran CKG terdiri dari 162.004 siswa SD, 70.829 siswa SMP, dan 68.765 siswa SMA. "Pelaksanaan teknis akan dilakukan oleh puskesmas secara bergiliran di tiap sekolah agar tidak mengganggu proses belajar mengajar," jelasnya.

Pemeriksaan CKG meliputi uji kebugaran, pemeriksaan mata, telinga, gigi, tes darah, dan pengukuran fisik. Targetnya, program ini dapat selesai pada Desember 2025. Kepala Dinas Kesehatan Tangsel dr. Allin Hendalin Mahdaniar menambahkan, kolaborasi antara dinas kesehatan dan puskesmas akan memastikan setiap siswa yang teridentifikasi memiliki masalah kesehatan serius akan langsung dirujuk untuk mendapatkan penanganan medis yang cepat dan tepat.

 

Menu Aksesibilitas

Aktifkan Mode Suara
Atur Ukuran Teks
100%
Atur Tinggi Baris
1x
Spasi Teks
Rata Tulisan
Pertebal Huruf
Sorot Tautan
Mode Monokrom
Mode Kontras Terang
Perbesar Kursor
Animasi Dijeda
Sembunyikan Gambar
Helita Helita
HELITA - Asisten Cerdas Kota TANGSEL