Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, menekankan pentingnya Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai langkah deteksi dini untuk membentuk masyarakat yang sehat dan kuat. Dalam kunjungannya ke Puskesmas Ciater, Serpong, ia menyebut CKG sebagai 'hadiah' dari Negara Republik Indonesia kepada rakyat, khususnya di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel).
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengumumkan kolaborasi antara program "Ngider Sehat" dan CKG yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo. Dalam pernyataannya, Benyamin menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Tangsel, melalui Dinas Kesehatan, telah menyiapkan ratusan tenaga kesehatan untuk mendukung implementasi program ini.
"Kolaborasi ini akan memperkuat upaya preventif dalam mendukung kesehatan masyarakat," ungkap Benyamin saat mengunjungi Cak Imin pada Senin, 10 Februari 2025. Ia menambahkan bahwa tenaga medis dalam program "Ngider Sehat" akan melakukan sosialisasi serta penanganan kesehatan preventif.
"Pelayanan cek kesehatan ini akan dilakukan pada hari ulang tahun masing-masing masyarakat, dengan fokus pada pencegahan," jelas Cak Imin. Ia berharap dengan adanya CKG, masyarakat Indonesia, terutama di Kota Tangsel, dapat lebih memahami kondisi kesehatan mereka. "Deteksi dini ini akan membantu merencanakan layanan kesehatan ke depan," tambahnya.
Sesuai dengan komitmen Presiden Prabowo, CKG bertujuan membawa seluruh masyarakat menuju kesehatan yang lebih baik. "Kesehatan yang baik adalah syarat utama untuk menciptakan manusia yang mandiri, yang pada akhirnya akan mendukung kemajuan bangsa dalam berbagai aspek," tegas Cak Imin.
Ia juga mengajak masyarakat yang belum mengetahui tentang layanan cek kesehatan gratis ini untuk segera mengunjungi Puskesmas di daerah masing-masing. "Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk menjaga kesehatan bersama," tutupnya.
Dengan kolaborasi ini, diharapkan kesehatan masyarakat Tangsel akan semakin terjaga, menciptakan fondasi yang kuat bagi pembangunan yang berkelanjutan.