HKN ke-61: Tangsel Luncurkan Ngider Sehat Premium, Kini Diperkuat Dokter serta Ambulans Berfasilitas USG dan EKG Portable
PONDOK AREN — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus berupaya mempersempit jarak antara fasilitas medis dan masyarakat. Pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Wali Kota Benyamin Davnie memastikan layanan kesehatan di Tangsel kini semakin canggih dan proaktif lewat transformasi program "Ngider Sehat" menjadi "Ngider Sehat Premium".
Benyamin menyadari banyak warga kesulitan menjangkau Puskesmas karena kendala transportasi atau situasi darurat. Oleh karena itu, Pemkot Tangsel mengubah paradigma pelayanan menjadi "mendekat dan mencegah".
"Tekanan utama kita di usia Tangsel ke-17 ini adalah promotif dan preventif. Mencegah orang supaya tidak sakit, serta memberikan layanan antar-jemput bagi yang membutuhkan pemeriksaan, mulai dari ibu hamil hingga keluhan jantung," ujar Benyamin di Pondok Aren, Kamis (27/11/2025).
Kepala Dinas Kesehatan Tangsel, dr. Allin Hendalin Mahdaniar, menjelaskan secara rinci mengenai peningkatan status layanan tersebut. Transformasi ini dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Allin memaparkan, petugas Ngider Sehat yang sebelumnya hanya berjumlah 108 orang (terdiri dari Perawat dan Bidan yang tersebar masing-masing dua orang di setiap kelurahan), kini mendapatkan penambahan kekuatan yang signifikan.
"Dalam format Premium ini, kami menambahkan satu orang Dokter sebagai petugas di setiap Puskesmas. Sehingga total kekuatan personel kini menjadi 143 orang, yang terdiri dari 35 Dokter, 54 Perawat, dan 54 Bidan yang siap terjun langsung," jelas Allin.
Dari sisi armada, tim Ngider Sehat Premium bergerak menggunakan 74 unit motor untuk berkeliling di wilayah kerjanya. Motor-motor ini tidak hanya sebagai alat transportasi, tetapi juga membawa serta alat kesehatan (kit), peralatan pemeriksaan darah, dan media edukasi.
Dukungan fasilitas semakin lengkap dengan adanya penambahan armada penunjang berupa 10 mobil Puskesmas Keliling. Berbeda dengan unit biasa, mobil ini telah dilengkapi dengan fasilitas medis canggih berupa USG dan EKG Portable untuk mempercepat intervensi medis di lapangan.
Selain inovasi jemput bola, Tangsel juga mencatatkan prestasi dalam deteksi dini penyakit. Tercatat penemuan kasus TBC mencapai 5.258 kasus, dan 518 ribu warga telah mendapatkan cek kesehatan gratis. Integrasi layanan ini juga sudah berjalan di 35 Puskesmas dan 860 Posyandu dengan dukungan 5.000 kader terlatih.
"Paradigmanya menjaga yang sehat agar tetap sehat. Kolaborasi ini demi mewujudkan generasi sehat dan masa depan hebat," pungkas Allin.
Bagi masyarakat yang membutuhkan layanan ini, Ngider Sehat Premium dapat dihubungi melalui nomor Hotline Puskesmas yang informasinya tersedia di akun media sosial (Instagram) Dinas Kesehatan maupun Instagram masing-masing Puskesmas.