SERPONG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menegaskan komitmennya terhadap kedisiplinan pegawai dan kelestarian lingkungan kantor melalui penguatan sistem pemilahan sampah terpadu. Hal tersebut menjadi poin utama dalam amanat apel pagi yang diikuti oleh jajaran pimpinan dan staf di lingkungan kantor pada Senin, 19 Januari 2026.
Dalam arahannya, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, Indra Gunawan, S.K.M., M.Si., menekankan bahwa sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), kedisiplinan bukan sekadar kehadiran fisik, melainkan wujud tanggung jawab moral terhadap institusi. Salah satu manifestasi nyata dari kedisiplinan tersebut adalah kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kerja yang mencerminkan etos kerja profesional.
Indra menyampaikan pentingnya penyempurnaan sistem pemilahan sampah di setiap lantai gedung. Saat ini, setiap lantai telah memiliki Penanggung Jawab (Person in Charge/PIC) yang bertugas memastikan sampah terpilah antara organik dan non-organik. Langkah ini didukung oleh infrastruktur pengolahan sampah yang inovatif, di antaranya:
- Pemanfaatan Maggot: Sampah organik sisa makanan kini dialokasikan untuk pakan maggot guna mengurangi beban limbah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
- Optimalisasi Biopori: Mengingat kondisi geografis kantor yang berada di dataran rendah dan rawan tergenang, sebanyak 16 titik biopori telah disiagakan untuk meningkatkan daya serap tanah terhadap air hujan.
- Edukasi Pegawai: Seluruh staf diingatkan untuk lebih cermat dalam membuang limbah konsumsi, terutama saat terdapat kegiatan yang melibatkan banyak tamu.
Sebagai penutup, Indra mengajak seluruh jajaran pegawai untuk lebih aktif mendukung komunikasi publik melalui media sosial resmi @dinkeskotatangsel. Dukungan berupa interaksi digital dari seluruh pegawai dinilai krusial dalam menyebarluaskan informasi kesehatan kepada masyarakat secara lebih luas dan efektif.
Melalui langkah-langkah strategis ini, Dinkes Tangsel berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih asri, disiplin, dan responsif terhadap kebutuhan pelayanan publik.