Serpong Utara, 23 Juni 2026 - Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan terus memperkuat implementasi transformasi layanan kesehatan primer melalui penyelenggaraan Pembinaan dan Evaluasi Manajemen Jejaring Pelayanan Primer yang dilaksanakan di Soll Marina Hotel Serpong. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh UPTD Puskesmas, klinik pratama, tempat praktik mandiri dokter (TPMD), Asosiasi Klinik Tangerang Selatan, serta menghadirkan narasumber dari Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Banten.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara Puskesmas dengan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama (FKTP) lainnya dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang terintegrasi, berkualitas, dan berkesinambungan. Selain menjadi wadah pembinaan, kegiatan ini juga menjadi forum evaluasi terhadap pelaksanaan jejaring pelayanan primer yang telah berjalan di Kota Tangerang Selatan guna mendukung pencapaian indikator kesehatan daerah maupun target prioritas nasional.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, dr. Allin Hendalin Mahdaniar, M.K.M., menyampaikan bahwa keberhasilan transformasi layanan kesehatan primer membutuhkan sinergi seluruh fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama di wilayah kerja Puskesmas. "Penguatan jejaring pelayanan primer merupakan langkah strategis untuk memastikan pelayanan kesehatan yang promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, hingga paliatif dapat diberikan secara berkesinambungan kepada masyarakat. Kolaborasi antara Puskesmas, klinik pratama, dan praktik mandiri dokter menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Tangerang Selatan."
Dalam kesempatan tersebut, Novalia, SKM, Administrator Kesehatan Pertama Direktorat Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas, Kementerian Kesehatan RI, menyampaikan materi "Penguatan Kapasitas Jejaring Pelayanan Primer di Kabupaten/Kota". Materi tersebut menekankan bahwa pelayanan kesehatan primer harus diselenggarakan melalui sistem jejaring yang saling berkoordinasi dan bekerja sama, dengan Puskesmas sebagai koordinator jejaring di wilayah kerjanya. Pelayanan tidak hanya berfokus pada upaya kuratif, tetapi juga promotif, preventif, rehabilitatif, dan paliatif sesuai pendekatan siklus hidup masyarakat.
Novalia juga menjelaskan bahwa penguatan jejaring pelayanan primer menjadi amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024. Dalam implementasinya, jejaring pelayanan primer mencakup penguatan koordinasi pelayanan, pencatatan dan pelaporan yang terintegrasi, sistem rujukan, pembinaan dan pengawasan, hingga kolaborasi lintas fasilitas kesehatan untuk mendukung program prioritas nasional.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Dr. dr. Hj. Ati Pramudji Hastuti, MARS, memaparkan materi mengenai Implementasi Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer di FKTP Lainnya. Beliau menjelaskan bahwa integrasi pelayanan kesehatan primer merupakan bagian dari transformasi kesehatan nasional yang bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui jejaring, memperkuat upaya promotif dan preventif, serta meningkatkan pemantauan kesehatan masyarakat berbasis wilayah dan siklus hidup.
Dalam paparannya juga dijelaskan bahwa implementasi integrasi pelayanan kesehatan primer dilaksanakan melalui lima tahapan yang berkesinambungan, yaitu pembentukan jejaring fungsional, identifikasi permasalahan kesehatan prioritas, penyusunan rencana tindak lanjut, pelaksanaan rencana tindak lanjut, serta monitoring dan evaluasi. Melalui mekanisme tersebut diharapkan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama mampu bekerja secara kolaboratif dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan masyarakat sesuai karakteristik wilayah masing-masing.
Selain penguatan kapasitas, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi implementasi jejaring pelayanan primer di Kota Tangerang Selatan. Dinas Kesehatan mendorong seluruh Puskesmas bersama klinik pratama dan praktik mandiri dokter untuk terus meningkatkan koordinasi, ketepatan pelaporan, pemanfaatan data kesehatan, serta penguatan pelayanan program prioritas sebagai bagian dari transformasi layanan primer.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat jejaring pelayanan kesehatan primer sebagai fondasi sistem kesehatan daerah. Dengan kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah, Puskesmas, klinik, praktik mandiri dokter, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan masyarakat Kota Tangerang Selatan dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih mudah diakses, berkualitas, komprehensif, dan berkesinambungan sesuai arah transformasi kesehatan nasional.