SERPONG-Ibadah haji merupakan ibadah fisik yang membutuhkan kondisi prima. Untuk memastikan jemaah haji Kota Tangerang Selatan (Tangsel) siap secara fisik, Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel mengadakan kegiatan pengukuran kebugaran jemaah haji tahun 2024. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jemaah haji yang telah dinyatakan Istithaah atau mampu secara kesehatan untuk berangkat haji. Pengukuran kebugaran dilakukan dengan metode Rockport, yaitu berjalan atau berlari kecil sepanjang 1,6 kilometer dan diukur waktu tempuhnya. Hasil evaluasi kebugaran jemaah minimal harus mencapai kategori "cukup" untuk dinyatakan bugar dan siap mengikuti ibadah haji. Kepala Dinkes Tangsel, dr. Allin Hendalin Mahdaniar, MKM, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jemaah haji agar dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik. "Ibadah haji membutuhkan stamina yang prima karena banyak aktivitas fisik yang harus dilakukan, seperti berjalan kaki, tawaf, dan sa'i," ujar dr. Allin. "Dengan tes kebugaran ini, kami ingin memastikan jemaah haji Tangsel dalam kondisi fisik yang optimal sehingga dapat melaksanakan ibadah haji dengan maksimal," imbuhnya. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Dinkes Tangsel dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi jemaah haji. Selain tes kebugaran, Dinkes Tangsel juga memberikan berbagai pembinaan kesehatan lainnya, seperti penyuluhan kesehatan haji dan pemeriksaan kesehatan. Diharapkan dengan berbagai upaya ini, jemaah haji Tangsel dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan khusyuk.