Dinkes Tangsel Libatkan Sekolah untuk Sukseskan Germas
Ciputat - Wakil Walikota Tangerang Selatan, H. Pilar Saga Ichsan, resmi membuka acara Peningkatan Upaya Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat pada Selasa, 7 September 2024, di Aula Blandongan, Gedung Utama Pusat Pemerintahan Kota Tangsel. Acara ini dihadiri oleh guru-guru dari SMP dan MTS sebagai peserta utama.
Dalam sambutannya, Pilar menekankan pentingnya peran sekolah dalam mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). “Sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi muda yang sehat. Oleh karena itu, sangat penting bagi siswa untuk memahami dan menerapkan prinsip hidup sehat dari usia dini,” katanya.
Pilar juga menjelaskan bahwa upaya promosi kesehatan tidak hanya terbatas di sekolah, tetapi juga akan melibatkan masyarakat luas, termasuk lingkungan RT, RW, dan sektor swasta. “Dinas Kesehatan akan bekerja sama dengan berbagai stakeholder untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya hidup sehat,” tambahnya.
Kegiatan ini difokuskan pada para guru, yang diharapkan bisa menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah. “Kami berharap dengan keterlibatan aktif guru dari SMP dan MTS, kesadaran tentang kesehatan dapat ditanamkan sejak dini di kalangan siswa,” jelas Pilar.
Ia juga menyampaikan harapan bahwa kesadaran akan kesehatan dapat berkontribusi pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Tangerang Selatan. “Kesehatan yang baik akan membawa dampak positif terhadap aspek lain, termasuk ekonomi dan investasi di kota kita,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, dr. Allin Hendalin Mahdaniar, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah langkah strategis. “Sekolah merupakan tempat yang sangat efektif untuk membentuk kebiasaan sehat sejak dini,” ungkap dr. Allin.
Ia menegaskan pentingnya keterlibatan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mendukung Germas. “Setiap OPD memiliki peran khusus, misalnya OPD A untuk promosi dan OPD B untuk edukasi,” jelasnya.
Allin juga menyadari tantangan dalam mengubah perilaku masyarakat. “Mengubah kebiasaan bukanlah perkara mudah. Diperlukan edukasi yang berkelanjutan agar masyarakat memahami manfaat pola hidup sehat dan bersedia untuk mengimplementasikannya,” tambahnya.
Menurut dr. Allin, kegiatan ini diharapkan dapat menurunkan angka kesakitan di Tangerang Selatan. “Dengan menerapkan pola hidup sehat, diharapkan angka kesakitan akan menurun, dan biaya pengobatan juga dapat berkurang. Kami berharap visi Kota Tangsel untuk menciptakan Sumber Daya Manusia yang berkualitas dapat tercapai,” pungkasnya.
Dengan harapan, acara ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya hidup sehat, terutama di lingkungan pendidikan dan komunitas.