SETU – Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan menggelar peringatan Hari Anak Nasional yang dirangkaikan dengan Pekan Imunisasi Nasional Polio. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya orang tua, guru, dan tenaga kesehatan, dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anak. (23/7/24).
Acara dibuka oleh Wali Kota Tangerang Selatan, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tangerang Selatan, Ibu Hj. Tini Indrayanti. Turut hadir pula para pejabat pemerintah daerah, direktur rumah sakit, kepala puskesmas, serta perwakilan organisasi profesi dan lembaga terkait.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, dr. Allin Hendallin Mahdaniar, MKM, menyampaikan bahwa setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang, serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Oleh karena itu, upaya kesehatan anak secara terpadu, menyeluruh, dan berkesinambungan perlu dilakukan.
Selama Pekan Hari Anak Nasional, telah dilakukan berbagai kegiatan pelayanan kesehatan anak, seperti pemantauan stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK), pelayanan gizi anak, Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS), pelayanan imunisasi, dan kunjungan rumah oleh Ngider Sehat.
Acara puncak ini juga terintegrasi dengan Pekan Imunisasi Nasional Polio, yang dilaksanakan sebagai respons terhadap Kejadian Luar Biasa di beberapa provinsi dan kabupaten/kota. Pekan Imunisasi Polio ini bertujuan untuk memutus transmisi penularan virus polio di Indonesia. Dengan jumlah anak di Tangerang Selatan mencapai 297.028 anak, pemerintah daerah berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kesehatan anak secara terpadu dan berkesinambungan.
Walikota Tangerang Selatan, Bapak Benyamin Davnie, memimpin peringatan Hari Anak Nasional ke-40 yang dirangkai dengan Pekan Imunisasi Nasional Polio. Dalam sambutannya, Walikota menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam menjamin pemenuhan hak-hak anak dan menciptakan Kota Layak Anak.
Acara ini mengangkat tema "Anak Terlindungi, Indonesia Maju" yang bermakna kepedulian pemerintah daerah terhadap perlindungan anak agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Walikota juga menyampaikan pentingnya dukungan dari seluruh komponen masyarakat dalam upaya pembangunan sumber daya manusia melalui penghormatan, penjaminan, dan pemenuhan hak-hak anak.