Ciputat – Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan mengadakan gebyar lansia dengan tema Optimalisasi Pelayanan Kesehatan Tradisional di Aula Blandongan pada hari Rabu tanggal 22 April 2026. Walikota Tangerang Selatan Drs. H. Benyamin Davnie hadir dalam kegiatan tersebut dan mengatakan lansia merupakan kelompok yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan, baik fisik maupun psikologis sehingga membutuhkan pendekatan pelayanan yang holistic, mudah diakses dan sesuai kebutuhan mereka. Penduduk Tangsel saat ini sekitar 1.4000.000 dengan 72% usia produktif usia 15-65 tahun sisanya adalah usia 0-15 dan 65 tahun keatas. pemerintahk kota Tangerang Selatan mempersiapkan layanan kesehatan yang lebih mendekatkan kepada masyarakat khususnya lansia melalui posyandu, puskesmas dan ngider sehat. Walikota Tangerang Selatan juga mengatakan Kesehatan tradisional merupakan warisan budaya yang telah terbukti memberikan manfaat, dan kini terus dikembangkan agar selaras dengan standar pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan bertanggung jawab. Dengan adanya pelayanan kesehatan konvensiaonal dan tradisional sehingga dapat meningkatkan angka harapan hidup khususnya lansia di Kota Tangerang Selatan dimana saat ini angka harapan hidup Kota Tangerang Selatan di usia 76 tahun.
Dalam acara tersebut Kepala Dinas Kesehatan dr. Allin Hendalin Mahdaniar, M.K.M mengatakan sebanyak 93,3% lansia di Kota Tangerang Selatan merupakan lansia mandiri dan masih ada lansia yang membutuhkan anggota keluarga lain untuk beraktivitas. Kedepan dinas kesehatan akan membangun pos lansia, jadi akan menjadi wadah silaturahmi lansia selain posyandu. Kegiatan yang dilakukan di pos lansia berupa sosialisasi info untuk lansia, olahraga bersama, makan bersama, bimbingan psikolog dan informasi kesehatan tradisonal.
Kegiatan juga melibatkan narasumber :
dr. Dian Elco Nora, M.Si dengan membawakan materi Pemanfaatan TOGA pada Lansia
dr. Handaya Dipanegara, M.Kes, Sp.Ak,SubSp.Ak-AA(K) dengan materi Peran Akupresur Mandiri Untuk Lansia