Dinkes Tangsel Gelar Evaluasi Puskesmas 2026: Perkuat Kepemimpinan dan Targetkan Peningkatan Pelayanan Publik

  • Administrator
  • 31 Januari 2026
  • Berita & Kegiatan

Dinkes Tangsel Gelar Evaluasi Puskesmas 2026: Perkuat Kepemimpinan dan Targetkan Peningkatan Pelayanan Publik



SERPONG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan menyelenggarakan Pertemuan Evaluasi Puskesmas perdana tahun 2026 di Ruang Akurasi, Gedung Labkesda Lantai 3, pada Kamis (08/01/2026). Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran pejabat struktural Dinkes serta seluruh Kepala UPTD dan Tata Usaha Puskesmas se-Kota Tangerang Selatan.



Dalam arahannya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, dr. Allin Hendallin Mahdaniar, MKM, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian tahun 2025, termasuk prestasi program TB sebagai terbaik ke-2 nasional. Memasuki tahun 2026, dr. Allin menekankan pencapaian target Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan penyelesaian kewajiban administrasi seperti pengisian ASPAK, perencanaan anggaran, hingga kesiapan sarana prasarana.



Poin sentral pertemuan ini adalah penguatan aspek kepemimpinan melalui pemaparan Sekretaris Dinas Kesehatan, Indra Gunawan, SKM., M.Si, yang bertajuk "Great Communication for Great Leader". Beberapa poin kunci dari materi tersebut meliputi:

 

- Kebahagiaan sebagai Pilar Produktivitas: Menanamkan konsep The Science of Happiness, di mana kebahagiaan kerja menjadi pondasi utama dalam meningkatkan produktivitas tim.


- Kepemimpinan yang Harmonis: Pemimpin didorong untuk memimpin layaknya sebuah orkestrasi, menyelaraskan beragam skill dan karakter pegawai (beragam "alat") untuk mencapai satu visi dan tujuan organisasi yang sama.

 

- Penerapan Servant Leadership: Menjadi pribadi dengan "jiwa melayani", di mana mengutamakan pelayanan kepada bawahan adalah prioritas utama.


- Komunikasi Efektif Lintas Generasi: Menghadapi tantangan tiga generasi (Gen X, Milenial, Gen Z) di dunia kerja dengan mengedepankan etika dan teknik komunikasi yang tepat. Hal ini mencakup penguasaan pengaruh kata-kata (7%), nada suara (38%), dan bahasa tubuh atau gesture (55%).

 

- Pembangunan Karakter dan Budaya Kerja: Menginternalisasi sikap positif, tidak mengeluh, murah senyum, serta memiliki kepedulian (care) terhadap orang lain dan lingkungan kerja.



Selain penguatan internal, Dinkes Tangsel merespons isu lingkungan dengan menetapkan status darurat sampah. Seluruh pegawai diinstruksikan menggunakan tumbler serta mewajibkan setiap UPTD Puskesmas memiliki biopori untuk pengelolaan sampah mandiri.



Dalam hal inovasi, Puskesmas Serpong I dan Serpong II kini menjalankan proyek penambahan waktu pelayanan rawat inap serta pembukaan poli sore. Target kesehatan masyarakat juga ditingkatkan, termasuk target RW Bebas Jentik sebesar 60% dan RW Bebas TB sebesar 20% pada tahun 2026.



Sebagai penutup, seluruh Puskesmas diinstruksikan untuk segera melengkapi instrumen penilaian pelayanan publik, termasuk fasilitas bagi disabilitas, serta memastikan publikasi maklumat pelayanan dan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) dilakukan secara transparan melalui media sosial dan laman resmi Puskesmas.

Menu Aksesibilitas

Aktifkan Mode Suara
Atur Ukuran Teks
100%
Atur Tinggi Baris
1x
Spasi Teks
Rata Tulisan
Pertebal Huruf
Sorot Tautan
Mode Monokrom
Mode Kontras Terang
Perbesar Kursor
Animasi Dijeda
Sembunyikan Gambar
Helita Helita
HELITA - Asisten Cerdas Kota TANGSEL