Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Kesehatan menggelar Peringatan ASEAN Dengue Day 2026 pada Kamis, 25 Juni 2026, mengusung tema "Basmi Dengue dengan 3M Plus dan Nol Kematian Akibat Dengue melalui Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik (G1R1J)."
Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Penyakit Menular Kementerian Kesehatan RI,
Dr. Prima Yosefin, MKN, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Sekretaris
Daerah Kota Tangerang Selatan sekaligus Ketua Pokjanal DBD, Bambang Noertjahjo,
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan dr. Allin Hendalin Mahdaniar,
jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Banten, para camat, serta ratusan peserta dan
kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) se-Kota Tangerang Selatan.
Momentum ini menjadi bukti komitmen bersama dalam memperkuat upaya pencegahan
dan pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui pemberdayaan masyarakat.
Hasilnya, tren kasus DBD di Kota Tangerang Selatan terus menunjukkan penurunan,
dari 754 kasus pada 2024, menjadi 648 kasus pada 2025, dan hingga pertengahan
2026 tercatat 229 kasus. Bahkan, sejak tahun 2023 hingga Juni 2026, Kota
Tangerang Selatan berhasil mempertahankan status Zero Death akibat DBD.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah, tenaga kesehatan,
kader Jumantik, dan seluruh masyarakat yang secara konsisten melaksanakan
Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M Plus melalui Gerakan Satu Rumah
Satu Jumantik (G1R1J).
Mari terus jadikan PSN sebagai budaya di lingkungan kita. Mulailah dari rumah
sendiri, karena setiap rumah memiliki peran penting dalam memutus rantai
penularan DBD.
Satu Rumah, Satu Jumantik. Bersama Wujudkan Tangsel Bebas Dengue!