SERPONG - Bimbingan Teknis (Bimtek) diadakan untuk meningkatkan keamanan pangan dan kualitas jajanan di sekolah-sekolah. Acara ini menarik perhatian banyak peserta, termasuk pengelola sekolah, guru, dan orang tua, yang semua memiliki kepedulian terhadap kesehatan anak-anak. (15/05/25)
Bimtek dibuka oleh narasumber dari Direktorat Kesehatan Lingkungan, Ditjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI. Ia memaparkan tentang Implementasi Kebijakan Pengawasan Pangan Olah Siap Saji dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam penjelasannya, ia menekankan pentingnya pengawasan yang ketat terhadap pangan olahan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa makanan yang disajikan kepada anak-anak tidak hanya aman, tetapi juga memenuhi standar gizi yang diperlukan untuk tumbuh kembang mereka.
Setelah sesi pertama, perhatian peserta beralih kepada narasumber kedua dari HAKLI Kota Tangerang Selatan, yang membahas Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah. Dalam presentasinya, ia memberikan wawasan tentang cara memilih jajanan yang berkualitas dan aman untuk dikonsumsi. Ia juga mengajak orang tua dan sekolah untuk berkolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan anak-anak, dengan cara menyediakan pilihan jajanan yang lebih sehat.
Melalui bimtek ini, para peserta diharapkan dapat memahami dan menerapkan prinsip-prinsip keamanan pangan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pengetahuan yang diperoleh, mereka diharapkan mampu berkontribusi dalam menyediakan jajanan yang tidak hanya lezat, tetapi juga sehat dan aman di lingkungan sekolah, demi masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus.