Hot News

Waspada Cacingan Pada Anak Anda

 

> Mengapa Anak Harus Mendapat Obat Cacing ?

    Anak-anak sangat mudah Terinfeksi Cacing Perut, bila terkena, Infeksi Cacing memberikan dampak buruk pada anak. Hasilnya; Anak menjadi kurang gizi, Anemia, Mudah sakit, Lelah dan Rewel karena makanannya diserap oleh Cacing dan nafsu makannya menurun. Pertumbuhan anak yang terganggu Infeksi Cacing pada masa awal pertumbuhan anak, dapat membuat Berat dan Tinggi badannya dibawah Rata-rata. Perkembangan Motorik, Kinerja Kognitif dan Potensi kecerdasannya terganggu sehingga kemampuan konsentrasi belajar di sekolah akan menurun dan membuat anak sulit berprestasi.

Jika Cacing sudah berkembang biak terlalu banyak dalam tubuh, akan menyumbat Lumen Usus dan sangat berbahaya bagi tubuh.

> Gejala Cacingan pada Anak

  • Kurang Nafsu makan, Lesu, Perut Buncit
  • Beran Badan Menurun
  • Nyeri Perut, Muntah dan Mual
  • Diare atau Sembelit
  • Keluar Cacing dari mulut atau Dubur
  • Kadang-kadang disertai gatal disekitar Anus
  • Pertumbuhan anak terganggu

   

(Gb.1). Salah satu Gejala anak terkena Cacingan adalah Mudah Lelah, Lesu dan Tak bersemangat dalam menjalankan Aktifitasnya.

 

> Jenis-jenis Cacing yang pernah ditemukan pada penderita : 

  • Cacing Gelang, Cacing jenis ini ditemukan hidup berkelompok dan saling kait Mengait satu sama lain dan menggumpal seperti bola, Dengan ukuran bisa sampai sebesar Alat Tulis Pensil mengakibatkan terganggunya aliran Usus dalam tubuh.
  • Cacing Kremi, Cacing jenis ini menyebabkan Gatal-gatal disekitar Anus terutama di malam hari yang mengganggu Jadwal tidur si penderita.
  • Cacing Tambang, Cacing jenis ini memakan darah penderita dan menyebabkan Anemia ( Kurangnya sel darah merah dalam tubuh ). 

     

  (Gb.2). Tampak dalam gambar, dari kiri ke kanan : Penampakan Cacing jenis Cacing Gelang, Cacing Kremi dan Cacing Tambang.

 

> Bagaimana Anak dapat terkena Cacing  ?

  1. Mengkonsumsi Makanan yang tidak Higienis atau tidak Bersih
  2. Melalui makanan atau benda-benda yang sempat dihinggapi serangga, seperti Lalat atau Kumbang yang membawa Telur-telur Cacing
  3. Kontak langsung dengan Tanah yang tercemar Telur atau Larva Cacing

> Cara Mencegah Cacingan

  • Hindari anak dari Sumber penularan Cacing dengan Mengajari, Menjaganya dan Menerapkan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat.
  • Cuci Tangan selalu dengan sabun setelah Buang Air Besar, bermain atau Menyentuh barang-barang yang tidak Bersih perawatannya.
  • Cuci Tangan selalu dengan sabun sebelum menyiapkan makanan dan juga sebelum makan.
  • Minum air Bersih dan sudah dimasak sebelumnya
  • Buang Air Besar selalu ditempatnya atau di Toilet
  • Selalu memakai Alas kaki saat bermain diluar Rumah atau tempat-tempat bermain yang bersentuhan langsung dengan Tanah.

   

(Gb.3). Anak-anak yang bermain dilingkungan yang Tercemar tanpa Pengawasan cenderung mudah terkena penyakit Cacingan.

   

    Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 15 Tahun 2017 Tentang Penanggulangan Cacingan dan Dampak Buruk yang diakibatkan oleh Cacingan ini, membuat Pemerintah mencanangkan Program Pemberian Obat Pencegahan Cacingan pada Anak Usia Sekolah dan Balita yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat di bulan Oktober 2018. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia akan membagikan Obat Cacing yang bernama Albendazole atau Mebendazole Minimal 1 kali setiap tahun. Masyarakat bisa mendapatkan Obat Cacing ini secara Gratis di Puskesmas-puskesmas terdekat, saat adanya kegiatan Penjaringan Kesehatan anak sekolah atau juga Kegiatan rutin di Posyandu.

     

(Gb.4). Tampak dalam gambar, Pemberian Obat Cacing juga bisa dibagikan saat adanya kegiatan Program Pemberian Vit. A di Posyandu.

 

Target atau Sasaran Pemberian obat Cacing ini adalah anak Usia 1 s/d 12 tahun, Obat ini berbentuk Tablet dan aman untuk semua anak diatas 1 tahun. Obat ini juga bisa dikonsumsi oleh anak-anak maupun orang dewasa yang tidak terkena Cacing ditubuhnya.    

    Dengan adanya Program Pemberian Obat Cacing ke Masyarakat bisa Meningkatkan Kebugaran Tubuh secara umum dan Nutrisi anak-anak yang secara Otomatis akan meningkatkan kemampuan melawan penyakit lain dan juga meningkatkan kemampuan untuk lebih berprestasi lagi di sekolah, lingkungan dan Negara.